Mengenal Hipertensi Lebih Dini

1. Apa Itu Hipertensi ?

Hipertensi atau lebih dikenal oleh masyarakat sebagai tekanan darah tinggi ialah kondisi kronis di mana tekanan darah pada dinding pembuluh darah bersih atau arteri meningkat dalam waktu yang lama. Kondisi normal desakan darah ialah sekitar 90/60 mmHg dan 120/80 mmHg. Jika tekanan darah ini justru meningkat melebihi 140/90 mmHg, ada kemungkinan orang tersebut mengidap hipertensi.

Setiap orang berisiko menderita hipertensi, sampai-sampai setiap orang disarankan untuk memeriksa bilamana belum mengecek ke dokter yang ahli. Artikel ini akan menyampaikan info hipertensi yang termasuk penyakit jantung, mulai dari faktor penyebab dan gejala hipertensi.

2. Faktor-faktor Pemicu Hipertensi

Faktor-faktor pemicu yang diperkirakan dapat memengaruhi penambahan risiko hipertensi, antara beda jarang berolahraga, konsumsi lebih banyak garam, berusia di atas 45 tahun, kurang menyantap buah dan sayuran, dan kelebihan berat badan.

Risiko mengidap hipertensi bisa dikurangi dengan merealisasikan gaya hidup yang lebih sehat.
Tekanan darah tinggi atau hipertensi tidak jarang kali tidak menimbulkan fenomena, namun dapat diantisipasi.

Apabila ada seseorang yang diketahui memiliki gejala-gejala tersebut, Periksa kondisi orang ke dokter untuk mendapatkan penanganan. Gejala hipertensi antara lain :

  • Fenomena berupa sakit kepala parah,
  • Berdebar di dada, leher, atau telinga,
  • Masalah penglihatan,
  • Nyeri dada,
  • Sulit bernafas,
  • Kelelahan atau kebingungan,
  • Denyut jantung tidak teratur,
  • Adanya darah dalam urin (kemungkinan komplikasi ke ginjal).

3. Pencegahan Hipertensi

Cara mencegah atau pengobatan hipertensi yang terpenting adalah mengubah gaya hidup. Hal ini bisa dicapai dengan menerapkan :

1. Mengonsumsi makanan sehat dengan memperbanyak makan sayur dan buah, serta mengurangi konsumsi garam dan kafein.
2. Mengurangi, kemudian dilanjutkan dengan berhenti merokok.
3. Berolahraga secara teratur agar sirkulasi darah di tubuh tetap lancar
4. Mengurangi dan hindari konsumsi minuman keras.
5. Mengurangi stres karena stres mengakibatkan masalah emosional, psikologis, dan bahkan masalah fisik yang serius, seperti jantung koroner
6. Menurunkan berat badan, apabila perlu. Hal ini mengingat lemak di dalam tubuh menghambat sirkulasi darah sehingga pencegahan ini perlu dipertimbangkan manfaatnya bagi yang mengalami obesitas.

Mengapa Anak-Anak Autis Cenderung Cerdas?

Autisme memang dianggap sebagai salah satu gangguan pada perkembangan anak. Namun, gangguan ini tidak lantas membuat anak menjadi terhambat. Justru, terdapat anak-anak autis yang tingkat kecerdasannya tinggi.

Mereka pandai berhitung, menggunkan logika, maupun membuat karya seni. Sebagai contoh, kita bisa melihat tokoh-tokoh dunia seperti Einstein, Isaac Newton, dan Mozart. Mereka semua adalah penemu dibidangnya masing-masing. Apakah dunia mengetahui kekurangan mereka sebelum kelebihan mereka ?, tidak, karena kekurangan merekalah kelebihan mereka.

Lantas, mengapa anak-anak autis cenderung cerdas? Temukan jawabannya pada penjelasan berikut ini.

  • Hal yang Membedakan Otak Anak Autis dengan Anak Lainnya

Pada umumnya, gejala autisme terletak pada kesulitan berkomunikasi, berinteraksi, dan mengungkapkan emosi. Gejala ini muncul karena ada gangguan pada otak bagian depan dan belakang.

Normalnya, kedua bagian ini bekerja selaras. Namun pada anak autis, terjadi masalah sehingga keduanya tidak bekerja dengan imbang.

  • Pola Pikir Anak Pengidap Autis

Masalah koneksi pada otak menyebabkan penderita autis memiliki cara berpikir yang unik. Informasi yang mereka terima bisa diingat dengan sangat rinci. Akan tetapi, mereka mengalami kesulitan untuk menghubungkan ingatan tersebut dengan emosi.

Hal ini dikarenakan mereka memiliki gangguan di otak bagian depan. Padahal, bagian inilah yang mengatur emosi, perasaan, perilaku, serta kepribadian.

Oleh karena itu, anak penderita autis sering kesulitan mengendalikan kepribadian dirinya sendiri.

 

Faktor Kecerdasan pada Anak-anak Autis

Kita telah mengetahui kondisi otak dan pola pikirnya. Sekarang, Anda pasti bertanya-tanya mengapa anak autis bisa cenderung lebih cerdas. Bahkan, banyak dari mereka yang ahli pada bidang-bidang tertentu. Hingga saat ini, penelitian terhadap faktor kecerdasan penderita autis terus dikembangkan.

Namun, terdapat juga faktor-faktor yang sudah diyakini peneliti sebagai penunjang kecerdasan anak autis, yakni:

  • Tingginya tingkat konsentrasi
  • Daya ingat yang sangat baik
  • Memperhatikan sesuatu dengan detail
  • Mengutamakan logika dibandingkan emosi

Pemberian Vitamin untuk Kecerdasan

Selain faktor internal, kecerdasan pada anak-anak autis juga sangat dipengaruhi oleh faktor eksternal. Salah satunya ialah pemberian vitamin untuk kecerdasan.

Seperti anak-anak lainnya, anak autis juga membutuhkan nutrisi yang bisa menujangnya untuk berkembang. Oleh karena itu, pemberian vitamin sangatlah diperlukan agar bisa mengoptimalkan kemampuannya.

 

Cara Kerja Jantung

Tiap denyut dari jantung menunjukan pergerakan dan aliran darah yang bergerak di seluruh tubuh kita.

DOKTOR KAMU – Jantung adalah organ special di dalam tubuh mahkluk hidup termasuk Manusia di dalamnya. Jantung akan berdenyut tiap hari, tiap detik bahkan. Kita tidak bisa hidup tanpa denyutan jantung kita. Sebab, jika jantung berhenti berdenyut, itu berarti aliran darah dalam tubuh kita juga berhenti bergerak, itu tandanya seluruh organ dalam tubuh kita tidak berfungsi dan akan rusak.

Pada artikel kali ini, saya akan membahas mengenai Cara kerja jantung. Banyak pertanyaan yang muncul ketika saya menulis artikel ini, tiap deyut jantung ada pergerakan yang cepat. Pada jantung, bagaimana mungkin dan bagaimana itu terjadi? Yuk mari kita simak artikel ini.

Pada saat berdenyut, setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (Pada serambi kanan dan kiri jantung) selanjutnya otot jantung akan membuat jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari jantung. Serambi pada jantung akan mengendur pada saat yang bersamaan. Darah yang sudah minim oksigen dan banyak karbon dioksida dari selutruh tubuh akan menuju ke serambi kanan dengan pembuluh darah Vena kava dan selanjutnya akan di alirkan ke bilik kanan. Disini akan terjadi kontraksi dan memompa darah ke paru-paru. Melalui pembuluh darah kecil yang bernama kapiler (Kapiler mengelilingi kantong udara pada paru-paru), darah melewati nya hingga sampailah di paru-paru.

Setelah darah sampai di paru-paru, darah akan melepaskan kandungan karbon dioksida dan akan menyerap oksigen di dalamnya. Perjalanan darah tidak hanya sampai disitu. Selanjutnya darah akan kembali ke jantung dengan pembuluh darah Vena Pulmonalis menuju ke serambi kanan, sirkulasi serambi kiri ke jantung disebut juga sirkulasi pulmoner sebab darah tersebut dialirkan ke paru-paru. Darah yang berada di dalam serambi kanan akan di dorong ke bilik kanan yang pastinya melewati katup mitral. Darah yang penuh dengan oksigen/ darah bersih ini akan dipompa melewati katup Aorta menuju ke pembuluh darah terbesar di dalam tubuh manusia, Aorta. Selanjutnya akan dialirkan ke seluruh tubuh. Demikian juga selanjutnya dan sirkulasi ini terus menerus terjadi dalam tiap denyutan jantung.

Demikian merupakan langkah dari jantung bekerja mencuci darah kotor dan mengalirkan darah bersih ke seluruh tubuh.