Lisa Lesa Blog

5 Negara Dengan Tarif Pajak Terendah Di Dunia

0
Posted in pajak By present 2

5 Negara Dengan Tarif Pajak Terendah Di Dunia

Smconsult – Membayar pajak adalah kewajiban masarakat yang mendiami suatu Negara baik itu membayar pajak yang sifatnya pribadi atau membayar pajak badan dan perusahaan. Total tarif pajak yang dikenakan oleh Negara bisa dipandai sebagai suatu tolak ukur dalam mengetahui seberapa kompetitinya Negara. Makin rendah tarif pajak maka makin baik dan kompetitif Negara tersebut, tidak heran jika di dunia bisnis, banyak pengusaha yang memilih Negara dengan tarif pajak rendah untuk menjalankan usaha mereka. Berikut ini 5 negara dengan tarif pajak terendah di dunia:

Bekas Republik Yugoslovia Makedonia

Yang berada di urutan pertama adalah bekas republic Yugoslivia Makedonia, di mana Negara ini memberlakukan tarif pajak hanya 7.4% sangat berbeda dengan Inggris yang bahkan menerapkan tarif 45%. Sebagai satu-satunya Negara dengan persentase pajak di bawah 10%, Negara ini justru memiliki hutang yang membengkak, hutang ini terjadi sebagai akibat dari kebijakan pemungutan pajak yang rendah bagi wajib pajak di Negara tersebut.

Qatar

Berbeda dengan Negara sekitarnya yang memiliki pendapatan Negara yang besar dari hasil minyak bumi, Negara ini justru masuk sebagai Negara kedua dengan tarif pajak 11.3%.

Bahrain

Negara ini memiliki persentase pajak sekitar 13.5%, di mana retribusi pajak penghasilan, penjualan, keuntungan modal, perkebunan, dividen, bunga, royalit maupun biaya tidak berjalan sebagaimana mestinya.

Lesotho

Hanya berbeda 1 angka di belakang Negara Bahrain, Lesotho memiliki persentase tarif pajak 13.6%. Negara ini menerapkan tarif pajak yang kecil karena hampir sebagian besar penduduknya miskin, bahkan Negara ini termasuk salah satu Negara paling miskin di dunia sehingga tarif pajak yang diberikan jauh lebih rendah dari Negara Afrika lainnya.

Arab Saudi

Berbanding terbalik dengan Lesotho yang menerapkan tarif pajak rendah karna ketidakmampuan wajib pajak untuk membayar pajak, Arab Saudi sebagai penghasil minyak bumi mampu menjaga tarif pajak rendah 14.5% karena pendapatan petrokimia Negara yang sangat tinggi, meskipun demikian tarif pajak tersebut sifatnya hanya sementara menunggu harga pasti dari minyak bumi yang sewaktu-waktu sering berubah.

Leave a Reply